Info Hari Ini
Cuaca Jakarta30°CCerah
Udara JakartaISPU 111Tidak sehat
IHSG5.328,36▲ 6,64%
LQ45535,76▲ 9,68%
USD/IDR17.986▼ 0,32%
Emas AntamRp2.554.000/g▼ 0,39%
Cuaca Surabaya31°CCerah
BBCA5.275▲ 1,44%
BBRI2.810▲ 0,72%
TLKM2.120▲ 2,91%
ASII4.560▲ 1,33%
EUR/IDR20.171▼ 0,40%
SGD/IDR14.068▼ 0,28%
JPY/IDR113,74▼ 0,25%
BitcoinRp1,50 M▲ 2,52%
EthereumRp44,3 jt▲ 3,22%
Cuaca Medan24°CBerawan
Cuaca Bandung24°CCerah
PertaliteRp10.000/lsejak 2 Sep
PertamaxRp15.950/lsejak 2 Sep
SolarRp6.800/lsejak 2 Sep
Salat Subuh04.13 WIBJakarta
Salat Zuhur11.41 WIBJakarta
Salat Asar14.50 WIBJakarta
Salat Magrib17.49 WIBJakarta
Salat Isya18.59 WIBJakarta
Sumber: BMKG, DLH DKI Jakarta, Yahoo Finance, ECB (Frankfurter), Logam Mulia/Galeri24, Indodax, MyPertamina, Kemenag (myQuran)
kabarsini.
Rabu, 21 Oktober 2026
Ukuran teks
kabarsini.Ruang untuk memahami
5 Menit

KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Nusron Wahid

Kecepatan
Dengarkan berita ini dibacakan. Cocok untuk yang lebih nyaman mendengar daripada membaca.
Foto dari laporan Fajar: Menteri Nusron Wahid Mangkir KPK, MAKI Bongkar Rute Janggal Ke Luar Negeri Via Feri
Foto: Fajar

Poin penting

  • KPK pertimbangkan jemput paksa Nusron Wahid.
  • Nusron terbang ke Malaysia via Batam dan Singapura.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertimbangkan langkah jemput paksa terhadap Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid.

Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, membongkar dugaan bahwa Nusron sengaja bepergian ke luar negeri pada Rabu (14/10/2026). Berdasarkan penelusuran MAKI, Nusron terbang dari Jakarta menuju Batam, lalu menyeberang menggunakan kapal feri ke Singapura sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju Johor Bahru, Malaysia. Boyamin menyatakan bahwa Nusron terdeteksi berada di Malaysia saat jadwal pemanggilan kedua KPK pada Kamis (15/10/2026).

Menurut IDN Times, KPK menduga ada permintaan fee sebesar Rp1,5 miliar melalui perantara agar blokir sertifikat dapat dibuka. CNN Indonesia melaporkan para tersangka ditahan sementara di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK. Beritasatu mengonfirmasi pernyataan Hendarsam mengenai status permohonan pencegahan ke luar negeri.

Bagikan berita ini WhatsApp Facebook X Telegram
Bima Prasetya
Tentang Penulis

Bima Prasetya

Menulis tentang politik, hukum, dan kebijakan nasional dengan atribusi eksplisit. Artikel disusun dengan bantuan AI dan diperiksa terhadap sumber yang dikutip.

Tulisan lainnya · 5 artikel

Sumber

Kembali ke artikel

Komentar

Komentar tampil setelah dimoderasi redaksi. Tanpa perlu akun.